Sunday, 26 August 2012

Books and Films Taught Me...

THE HUNGER GAMES taught me that no matter how bad your life is, there's always hope and things can go better than before, it just took some time.

TWILIGHT SAGA taught me that you can be more powerful and stronger than you ever thought you are when you fight for love and protecting the ones you love.

THE LORIEN LEGACIES taught me that sometimes we have to stop running from our problems and we have to fight them back.

DADDY LONG LEGS and DEAR ENEMY taught me that orphans are just ordinary children that have dreams too, and we shouldn't stop dreaming, believing, and keep trying to get what we want.

UGLIES taught me that no one is really pretty nor ugly. All that made that is ourselves, inside, in our heart.

IF I STAY taught me that life's too short to waste our times, and that everything's precious to us we can lost them as easy as blinking.

DIVERGENT taught me that sometimes we have to face our worst nightmare and we have to step out of our safe area to know what adventure is.

HARRY POTTER taught me that with belief in ourselves and will, we can beat our darkest enemy.

THINGS I KNOW ABOUT LOVE taught me that having a bad disease doesn't mean your life is over. You just gotta fight it.

FINDING NEMO taught me that you would do anything just to find someone you love and someone you really care for... and that it's bad not to listen to your dad.

STREETDANCE taught me that there's always unity in diversity.

STEP UPS taught me that just with one move, you can change all yourself into someone you really are.

FRAGILE ETERNITY taught me how much you would sacrifice when you love someone, even if it cost your life and your freedom.

THE MORTAL INSTRUMENTS and INFERNAL DEVICES taught me that all you have to do is believing first, then comes power.

TOTAL RECALL taught me that you mustn't mess with your head, and that finding out who you really are is hard but not impossible.

FIRST COMES MARRIAGE taught me that happiness' should be depends on us, because if not, it'll be too fragile and will just burdening the people that we love.

THE LOVELY BONES taught me that sometimes to be happy, all we have to do is just letting go.

SKULDUGGERY PLEASANT taught me how important it is to always be vigilant, carefully bring ourselves no matter where we are.

DORK DIARIES taught me that no friendship is instantly strong. It takes patience, trust, and time for us to talk and listen to each other.

KIKI STRIKE taught me how courageous are we needed when facing something really scary, deadly, yet you're the only hope.

THERAPY taught me that sometimes, running away from reality are the best way to avoid something that we hate when there's no way out.

BEAUTIFUL MALICE taught me that when insanity meets malice, the only way to avoid is just to ignore it.

MONSTER HIGH taught me that you can't really just judge a book by its cover, because you might be missing something so beautiful.

Finally, WALT DISNEY'S taught me to never stop believing.

Friday, 17 August 2012

Pure Shock part II

Apakah cicak albino kembali padaku untuk berbaikan dan minum teh denganku? SALAH!
Jadi dia kembali karena ingin menggelitiki aku, belum puas dengan pembalasannya? SALAH LAGI!
Kalau begitu, cicak albino ngasih hantaran parsel lebaran? LAGI-LAGI SALAH!

Tebali.
Miringi.
Garis bawahi.

Aku salah tulis nama.

WHAT AN EMBARRASSMENT!!!!
MENTALLY HARASSMENT!!!
MISCHIEVOUS AMUSEMENT!!
CEMENT! <--apaan nih...

BEEP.

Aku ini orang yang dari dulu gak pernah bisa fokus cuma pada satu hal. Aku ini multitasking girl (baca: screwing up several things at once). Eh, BUKAN! Bukan itu! Maksudku aku bisa melakukan beberapa hal secara bersamaan! Aku bisa makan sambil nulis sambil mikir hal yang berbeda-beda. Itu cuma contoh. Yah, kadang berhasil kadang juga nggak. Tapi intinya aku gak bisa fokus cuma sama satu hal. Um, bisa sih, tapiii gak dalam jangka waktu lama. Begitulah. Dan kali ini aku ngerjain tiga proyek sekaligus (mungkin ini yang bikin aku gak pernah benar-benar nyelesain novel dalam arti betul-betul memuaskanku... ini dan sikap perfeksionisku): The Salvatores, d'Matrix, dan Infernum Caelum. Diurut berdasarkan importansinya dan urutan pembentukan ide.

Dan aku lagi ngerjain proyek 3 (IC) dengan pikiran yang lagi rada gak konsen. Dan maksudku dengan 'rada gak konsen' bukannya karena aku lagi mikir hal lain--itu udah biasa, kan--tapi karena... yaaaa, lagi gak konsen aja. Susah ngejelasinnya .___. Oh! Gini ngejelasinnya: Biasanya aku walau mikir beberapa hal sekaligus, punya tingkat konsen yang bikin aku bisa melakukan hal-hal itu secara bersamaan, kadang ada yang lebih tinggi tingkatnya, sementara yang tadi ituuu tingkat konsentrasi IC nyaris 0%, intinya udah gak konsen banget deh. Jadi ketik ketik ketik ketik ketik sampai aku sadar...

Kenapa nama tokoh utamanya jadi Michael?

Eh? Tunggu, tunggu, Michael itu siapa?

Di Infernum Caelum ada Michael?

Bukannya Michael adanya di The Salvatores?

Dengan jiwaku yang unyu dan polos dan rada nggak konsen, aku baca dari awal (berhubung IC masih baru, jadi baru ada beberapa halaman). Beneran dibaca, lho. Bukan cuma sekadar lirik sebentar per baris, tapi betul-betul dibaca. Sampe akhirnya aku balik lagi ke halaman yang terakhir tadi itu.

Di mana nama si tokoh utama jadi Michael.

Di mana aku bingung.

Di mana aku cengok.

Terus aku baru sadar... KENAPA MICHAEL YANG SEBENARNYA NGGAK PENTING-PENTING AMAT TIBA-TIBA JADI TOKOH SUPER PENTING!!!!!!!??????????????

*Michael on background: Huwaaaa.... Adit jahat niiiihh!*

Jadi kenapa bisa? Apa tadi ada bagian yang terlewatkan olehku? Apa sebenarnya di benakku, aku udah jadiin Mikey tokoh utama? Tokoh penting? Apa aku yakin Mikey bisa mengatasi ledakan nuklir? Apa Mikey beneran bisa jadi pemimpin? Apa pada saat harus menghadapi lawan aku percaya bahwa Mikey akan bisa menantang mereka satu per satu seperti yang mungkin Alfred lakukan? Iya?

NGGAK! *jleggeeeeeerr!*

Michael-ku yang manis, lembut, baik hati, gentle, ramah, dan penyayang GAK MUNGKIN bisa begitu!!

Harusnya... instead of nantangin lawan, Michael tuh akan...

"Memang apa bagusnya dari perselisihan? Maksudku, perdebatan memang baik, karena mengutarakan pendapat itu memang penting, tapi kenapa sampai terjadi perkelahian, bahkan perang? Memang apa bagusnya itu semua? Apa dengan itu hidup kalian lebih aman, lebih tentram? Aku nggak naif, nggak ada yang namanya perdamaian abadi, tapi dunia yang terbebas dari perang memang bisa tercipta, blablabla..."

*Lawannya diam terpaku dengan sound fx angin yang berhembus di belakang*

Aaaaahh, iyaaaa, begitulah seharusnya Michael...

*Mikey: Eeeeh, Adit yakin aku kayak gitu? ._.*

JADI KENAPA DIA TIBA-TIBA MENJADI SEORANG TOKOH UTAMA YANG AMBISIUS DAN RADA-RADA BERDARAH DINGIN HAAAAAAHHH!!!!!!?????? *lempar Sebastian*

Dan di situ aku baru sadar...

Aku salah tulis nama.

Ah.

BUEGOOOOOOOOO.......................!!!!! *jedokin kepala*

Yah, begitulah, entah kenapa hari ini aku lebih lemot satu tingkat ketimbang biasanya.

Seperti keluar rumah tanpa bawa uang.
Pergi ke Pizza Hut Delivery untuk beli pizza melalui jalan terdekat, tapi gak ambil uang di ATM.
Masuk ke ATM BCA padahal kartu ATM itu kartu BRI.
Masukin nama Michael ke IC padahal dia tokoh TS.
Dan lain-lain.
Makanya...

HIDUP LEMOT...!!

Monday, 13 August 2012

The Revenge of a CICAK!

It was a pure shock...

PU-RE SH-OCK.

KE-TER-KE-JU-TAN MUR-NI.

Aaaaaaggghhh........!! Setelah ini, bagaimana mungkin aku bisa gak percaya pada hukum karma dan hukum kausalitas!?

Jadi ceritanya beberapa dini hari lalu sewaktu lagi sahur, aku lihat ada cicak di bawah dispenser. Karena iseng sekaligus mau melihat sendiri bagaimana cicak mutusin ekor mereka, pakai gelas kutekan cicak itu. Gak keras-keras amat, kok! Lebih tepatnya aku cuma meletakkan gelasku di atas si cicak albino yang malang, dan, karena gelasnya juga bening, aku gak terlalu takut kalau aku terlalu menekankan kekuatan. Waktu kuangkat, dia mau kabur ke bawah dispenser, tapi kutahan ekornya. Gak berapa lama, ekornya berhenti goyang, dan kukira ekornya udah diputus. Begitu kuangkat gelasku... ekor itu kabur.

Sip.

Dan tadi siang, aku ditinggal sendiri di rumah. Nenek pergi keluar sebentar, Adrian entah ke mana, ibu kayaknya pergi kerja. Waktu aku mau ke kamar mandi, aku harus ngelewatin pintu tengah karena rumah ini tuh terbagi jadi dua bagian: bagian depan (kamar tidur + ruang makan + ruang TV + ruang tamu) dan bagian belakang (dapur + kamar mandi). Persis begitu aku buka pintu tengah dan berada tepat di bawahnya...

"HUWAAAAA........!!!!"

...Sang cicak albino (karena badan dia putih) telah kembali untuk menuntut balas!!!

[AUTO REPLAY IN SLOW MOTION]
Ckrekk... [pintu dibuka]
Aku melangkahkan kaki.
Shyuuuungg....... [sang cicak jatuh dengan free style]
Pluk. [jatuh persis di atas kepalaku]
"Huuu~wwaaaaaa . . . . . . . . . . ! !" [sengaja pakek spasi biar slow-nya lebih kerasa]
Bung bung bung [aku ngegelengin kepala biar apapun yang ada di kepalaku itu jatuh]
Plek. [cicak albino mendarat dengan mulus di lantai menjejak mantap di atas kaki-kakinya]
Jiiit. [aku dan cicak albino saling bertatapan]
Bweeeeekk! [cicak albino menjulurkan lidah]
Phstt! [cicak albino berlari menuju kakiku]
"Aaaaa~hh . . . . . . . !" [kalian tahu kenapa ada spasinya]
Jdugh! [kakiku ngebentur kulkas yang ada persis di samping pintu tengah]
"Aaaaaaa~uuuuu~cchh . . . . . . . . . . . ! !" [bayangkan aku sambil melompat-lompat ala film komedi]
Phsung! [cicak albino kabur]

Jadi begitulah kira-kira kronologi kejadiannya.

Entertain much? -,-

Sejak saat itulah aku berpikir bahwa yang namanya hukum kausalitas dan hukum karma itu pastinya ada. Dan bahwa gak cuma manusia yang memiliki nafsu dan keinginan membalas, melainkan cicak juga. Semua makhluk hidup pasti ada rasa ingin membalas, terutama ke manusia yang nyebelin. Aku gak nyebelin, aku cuma remaja unyu yang penuh rasa ingin tahu dan telah menuai hasil dari benih yang kusebar beberapa hari lalu.

Mulailah memperlakukan para cicak dengan perikecicakan!

Wassalam.

Audiences

I was tracking who sees my blog, then when I looked into the 'audience stats', you guys guess. The audiences of this blog isn't just from USA and Indonesia anymore! There was, Russia, Germany, South Korea, and Thailand!

Entry ----------- Pageviews
United States ----- 209
Indonesia --------- 197
Russia ------------ 6
Germany ---------- 1
South Korea ------- 1
Thailand ---------- 1

I can hardly believe this! Okay, there's audiences from Russia and Germany sometimes, but never from other Asians! Maybe it's just a little thingy, but I do appreciate this, guys. Thank you so much for viewing my blog. Well maybe this is not the one blog you're looking for, but thank you! ...For lost then get into here. Haha. And for those of you who didn't lost and really are looking for my blog, thank you to you too! I'll keep up my writings! Just feel free to comment and ask. Also, you may contact me at d.armandouth@gmail.com or, if you're using BlackBerries, you may add me in 22c7f9eb. Lurv y'all! :*

P.S: Help me to share this page? Thank youuuu! ;D

A Little Thing to Say About 'Typos'

Apa itu Typo?
 Typo, singkatan dari Typographycal Error. Yang artinya mendefinisikan kesalahan saat penulisan atau salah tulis. Typo menjadi penting untuk dihindari karena perbedaan satu kata dalam kalimat dapat mengubah keseluruhan makna. Perbedaan satu kata dapat membuat perbedaan makna.
contoh :

"Sayang" dan "kayang" ._.
"Curmbling" and "crumbling"
"It's" and "its"
"Sometimes" and "soemtimes"
"Ubah" dan "rubah"

See the differences?

Typo sangat penting untuk dihindari. Kalau diingat dan dipikirkan, tentunya Typo sangat ekstrim karena Typo dapat mengubah persepsi orang kepada dirimu. Secara alamiah, kita menilai manusia lain berdasarkan informasi yang kita dapat tentang manusia tersebut. Berdasarkan yang kita rasakan, yang kita dengar, yang kita baca, yang kita cium, dan yang kita lihat mengenainya.

Itulah mengapa typo matters. Sebuah blog dengan ide yang brilian, penyampaian yang cerdas dan mudah dimengerti, desain yang manis, tapi terdapat typo di sana-sini? Seperti melihat wanita pengusaha seksi berpakaian rapi dan bertubuh wangi yang  menyampaikan presentasi jenius ala Oprah Winfrey tapi lupa memakai kaus kaki di kaki kirinya. Konyol gak tuh?

It makes you looks unprofessional right?

Mari mencegah typo!

Caranya reblog this yo :-)
Sumber: http://brainrefresher.blogspot.com/ (dengan pengeditan seperlunya).